Erupsi Gunung Semeru

  Beberapa waktu lalu Indonesia terjadi musibah bencana alam yaitu erupsi gunung semeru yang terjadi di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Erupsi ini terjadi Sabtu sore, 4 Desember 2021 sekitar pukul 14:50 itu secara visual letusannya tidak dapat diamati, namun tetap bisa direkam oleh seismograf. Gunung Semeru mengalami erupsi karena hilangnya beban yang menutup Semeru akibat terkikisnya material abu vulkanik yang berada di tudung gunung. Dengan kata lain, aterial aliran lahar yang terjadi di Gunung Semeru merupakan akumulasi dari letusan sebelumnya yang menutupi kawah gunung tersebut. Gunung Semeru sebelumnya pernah terjadi letusan pada tahun 2005, 2007,dan 2008 silam, pada letusan 4 Desember 2021 ini Gunung mengeluarkan awan panas hingga ke arah curah kobokan. 


 
 Saat itu erupsi ini sangat dipertanyakan mengapa bisa terjadi, menurut mirzam menjelaskan ada 3 hal yang menyebabkan Gunung Api meletus yakni:
1. Volume di dapur magmanya sudah penuh
2. Ada longsoran di dapur magma yang disebabkan terjadinya pengkristalan magma
3. Ada longsoran di atas dapur magma 
Mirzam menjelaskan bahwa Gunung Semeru disebabkan dengan point nomor 3, walaupun hanya sedikit material vulkanik yang berada di dalam dapur magma, Gunung Semeru tetap bisa erupsi. Dampak dari erupsi ini cukup besar, Jumlah Korban Luka dan Meninggal. Korban tewas karena erupsi gunung semeru semakin bertambah. Berdasarkan data dari Posko Tanggap Darurat per 13 Desember 2021, tercatat ada 48 orang korban meninggal dunia. Rata-rata korban mengalami luka bakar akibat terkena guguran lahar. Rumah-rumah warga pun terkena dampak karena avu vulkanik yang sanngat tebal menutupi awan, para tim SAR sampai memakan 13 hari untuk mencari korban korban erupsi Gunung Semeru. 

 Untuk korban yang selamat mereka mengungsi di 19 titik pengungsian yang tersebar di 3 kecamatan diantaranya, Kecamatan Candipuro, Pronojiwa, dan pasirian. Dari berita bencana ini banyak orang baik hati yang ikut menolong dan memberikan donasi pada korban, juga relawan yang membantu untuk menangani tempat pengungsian seperti menghibur korban yang masih shock karena bencana, juga menghibur anak anak di sekitar. Donasi online pun tersebar dimana mana, banyak artis dan influencer yang ikut meramaikan donasi dengan hastag yang merka buat, dari sini terlihat bahwa masih banyak orang baik yang saling menolong membantu saudara kita yang terkana musibah. Donasi itu banyak berupa baju baju dan bahan pokok makanan. 




Nama: Widya Retno Hartanti
Kelas: X-9 
Sekolah: SMAN 18 Bandung
Mapel: B.Indonesia
sekian dan terimakasih 
maaf bila ada kata yang kurang berkenan





Komentar

Posting Komentar